Article Detail

Seminar Bahasa di SMP Sint Carolus Bengkulu

Senin, 23 Oktober 2023, dilaksanakan seminar yang sangat inspiratif  di SMP Sint Carolus Bengkulu. Acara tersebut sebagai rangkaian kegiatan Perayaan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa yang diperingati setiap bulan Oktober. Tema yang diusung tahun ini adalah Membangun Kreativitas dengan Bahasa dan Sastra Indonesia. Seminar dipandu oleh narasumber Ibu Hellen Astria, M.Pd. Seminar ini diikuti oleh ratusan siswa SMP Sint Carolus yang dengan antusias mengikuti untuk memperdalam pemahaman mereka tentang bagaimana bahasa dan sastra Indonesia dapat menjadi alat yang kuat untuk menggali dan mengembangkan kreativitas.

Ibu Hellen Astria, M.Pd. yang merupakan seorang Widyabasa Ahli Muda, beliau adalah salah satu Staf di Kantor Bahasa Bengkulu, membagikan wawasan dan pengetahuannya yang mendalam selama seminar berlangsung. Dia membahas pentingnya bahasa dan sastra dalam mengekspresikan ide, pemikiran, dan perasaan, serta bagaimana kreativitas dapat ditingkatkan melalui penggunaan yang bijak dari bahasa Indonesia.

Siswa siswi mengikuti seminar dengan antusias, terlihat dari banyaknya anak-anak yang bertanya. Mereka berkesempatan untuk bertanya langsung kepada Ibu Hellen dan mendapatkan wawasan berharga tentang berbagai aspek bahasa dan sastra Indonesia.

Seminar ini juga menyoroti pentingnya melestarikan dan mengembangkan sastra Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu yang juga kaya keanekaragaman. Para siswa merasa terinspirasi untuk lebih mendalami sastra Indonesia dan termotivasi sebagai generasi muda untuk memahami dan mencintai warisan sastra Indonesia.

Seminar ini telah membantu peserta untuk melihat bagaimana bahasa dan sastra Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga alat kreativitas yang kuat yang dapat digunakan untuk berpikir, berimajinasi, dan menciptakan karya seni yang luar biasa.

Selain itu Ibu Hellen juga memperkenalkan kepada para siswa tentang lembaga Bahasa yang dapat membantu masyarakat khususnya para pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan diri sesuai minat dan bakat. Ini adalah contoh bagaimana bahasa dan sastra dapat menjadi sarana untuk membangun kreativitas dan menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai kekayaan bahasa dan sastra Indonesia.

Sebagai penutup kegiatan, siswa siswi diminta untuk meng-apload twibbon pada media sosial instagram dengan menuliskan pada caption pengetahuan apa yang mereka dapatkan sehingga dapat menginspirasi dan mengasah kreativitas ke depannya. (DF)

Kuasai Bahasa Indonesia

Lestarikan Bahasa Daerah

Pelajari Bahasa Asing

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment